Sementara menolak pekerjaan, bukannya menolak rezki Tuhan, dan lebih tepatnya menunda pekerjaan untuk sementara waktu.
Setahun bukan waktu yang pendek untuk menunggu waktu libur barang cuman seminggu, berkumpul bersama keluarga besar merupakan kebahagiaan tersendiri, bukankah kita selama ini bergelut dengan rutinitas hanya untuk keluarga?.
Saya jadi ingat pesan singkat seorang teman, ” Keluarga adalah segalanya, keluargalah yang selalu mencemaskan keadaan kita, tunda saja pekerjaan demi keluarga, Jika engkau sampai tutup usia, keluargalah yang merasa kehilangan dan sulit melupakan karena kita tinggalkan, sedang juragan perusahan bisa saja mendatangkan pengganti kita keesokan hari, dan teman sepekerjaan akan cepat melupakanmu sepeninggal dirimu”. karena pesan itulah saya menolak masuk kerja di hari-hari penting itu.
Nah, selamat Hari Raya Idul Fitri bagi yang merayakan, Mohon maaf jika ada isi blog ini yang menyinggung perasaan sampean. Saya, sebagai blogger jawa tidak bisa meninggalkan tradisi sungkeman, permohonan maaf bisa saja lewat pesan singkat, tapi rasanya kurang lengkap tanpa jabat tangan dan berpelukan. Duh… apa sampean pengen tak peluk?.
Sampean yang mudik semoga selamat sampai tujuan, pelan-pelan saja sodara, asal kelakon.
sekali lagi mohon maaf jika ada yang terusik dengan isi blog amburadul saya ini.
~ Mohon maaf juga, sama pemilik gambar, saya lupa lagi! ~







September 30th, 2008 at 6:03 am
Mampir silaturahmi sekaligus mengucapkan Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Selamat hari raya Idul Fitri 1429H
October 7th, 2008 at 5:33 am
Mudik sby - kediri dan balik kdr - sby dengan aman, selamat, berkat prinsipnya tiang solo “alon-alon asal kelakon”.
Biar terlambat asal inget, Minal Aidin Wal Faidzin tuk pemilik blog ini.
October 7th, 2008 at 1:39 pm
udah balik kerja lagi gak?
October 9th, 2008 at 10:52 am
udh msk krja lagi nih .. libur telah usai .. he3x