Tiba-tiba saja komputer dirumah crash tanpa saya ketahui penyebabnya, sepertinya karena lonjakan tegangan listrik, yang sering byar pet menjelang mendung dengan hujan yang tak begitu deras.
Baru tiga kali hujan sampai dengan hari ini, dan seperti yang kita ketahui, pabrik penyuplai setrum itu akan selalu tiba-tiba memadamkan aliran listrik tanpa pemberitahuan.
Mungkin itu penyebab alat-alat rumah tangga ndak bisa awet, termasuk perangkat komputer jadul rakitan yang saya pakai, akibatnya sampai dengan hari ini ndak bisa ber anjang sana, kegiatan yang katanya semakin bisa memperpanjang usia itu, hehehehe…
Mungkin karena byar pet mendadak itulah, saya sering mendengar ibu-ibu itu mengeluh karena peralatan listrik rumah tangganya yang keseringan mengunjungi servis dan juga komputer jangkrik anak-anak mereka.
Antisipasi? itu biaya tinggi, artinya perlu ekstra pengeluaran untuk melindungi ketidak stabilan listrik ke rumah-rumah.
Ah.. saya ndak tanya sampean yang sama-sama menggantungkan kebutuhan setrum rumah tangga dari satu-satunya pabrik setrum negara itu, apa di negara lain juga sama ya?







October 14th, 2008 at 1:11 am
dulu waktu tinggal di riau sering byar pet…pindah ke jkt listrik oke2 aja (meski sekarang katanya malah jadi makin parah). akhirnya pindah ke US, listrik seumur2 gak pernah masalah kecuali kalo ada tornado yg memorakmorandakan kota
btw kenapa skarang listrik jadi sering byarpet gitu? pln kurang dana ato mismanajemen?
October 14th, 2008 at 3:09 pm
he3x, pdhl beli nya pake duit kita sendiri yah mas .. bukan pake duitnya P**, gini aja .. mnt ganti sama mreka aja mas .. main ShutDown se enak nya sendiri aja. Di Balikpapan mah udah biasa, cmn akhir-akhir ini aja udh agak kurangan. Smoga karena ada perbaikan. Tapi kira-kira 3 hari yang lalu, di balikpapan padam sampai 12 jam … bukan maen ..eh taunya ada SUTET di Samarinda Ambruk .. bencana deh
October 16th, 2008 at 3:46 am
kalau di desa tegangannya sering turun naik.
October 23rd, 2008 at 5:49 am
ga pernah beres emang perusahaan listrik itu, yah dia merupakan suatu potret negara tercinta kita ini yang maw ga maw harus diterima dengan dada yang lapang banget…