7 Aturan Debat Sehat Dalam Pernikahan agar Tetap Terjaga dan Langgeng

DEBAT SEHAT DALAM PERNIKAHAN – Sebuah perdebatan didalam rumah tangga merupakan sesuatu yang lumrah. Meski saling mencintai, akan tetapi perbedaan pendapat yang dapat memicu perdebatan selalu ada didalam hubungan suami dan istri.

Tak perlu menyikapinya berlebihan, adanya perdebatan justru akan menunjukkan jika masing-masing pihak sedang berusaha untuk saling menyesuaikan diri, saling memahami satu sama lain dan ini tentu menjadi sesuatu yang baik. Tanpa sebuah perdebatan, seseorang tak akan pernah dapat memahami jati diri pasangan sebenarnya.

Akan tetapi perdebatan yang terjadi hingga berlarut-larut juga bukan hal yang baik. Apabila ini terjadi, maka sudah waktunya masing-masing pihak menahan diri sebentar dan mengkoreksi diri untuk bersama-sama mencari bagaimana solusi yang tepat.

Diskusi merupakan salah satu cara paling baik untuk bisa mengatasi perdebatan yang tidak kunjung menemukan titik temu. Melalui forum diskusi diharapkan semua bentuk kesalahpahaman dapat dihindari dan sebuah keputusan yang diambil pun merupakan sebuah keputusan bersama tanpa ada seorangpun yang merasa dirinya dirugikan.

Sekali lagi saya tekankan, sebuah perdebatan di dalam rumah tangga itu penting. Hanya saja agar perdebatan tak berubah menjadi pertikaian maka masing-masing pihak juga perlu memahami bagaimana cara berdebat yang dilakukan secara sehat yang harus dilakukan. Berikut tipsnya sebagaimana dituturkan oleh Psikolog, dr. Adriana S. Ginanjar M.S:

1. Terima setiap perbedaan dengan lapang dada

keluarga sakinah

Sebuah perdebatan yang dijalankan secara sehat akan dapat membuka pandangan, bahwa tak ada satupun individu yang sama. Semakin memahami dengan bagus pribadi pasangan anda, maka Anda tak akan menjadikan perbedaan tersebut sebagai sesuatu yang bisa menghancurkan rumah tangga.

Sadari juga bahwa terkadang dalam suatu perdebatan tak harus menemukan titik terang, justru sesudah melewati masa perdebatan rasa kasih sayang Anda kepada pasangan akan semakin bertambah kuat.

2. Tahu kapan harus mengakhiri perdebatan

Jika perdebatan yang sedang terjadi tak kunjung menemukan titik terang, maka masing-masing individu wajib bersedia menghentikan perdebatan tersebut sejenak dan bersedia dengan segala kerendahan hati untuk segera menyudahi “diskusi” agar dapat menenangkan diri.

3. Dengarkan pasangan Anda

Dalam forum diskusi tahan diri anda untuk tidak menjadi sosok yang sering mendominasi pembicaraan. Untuk bisa memahami situasi dan kondisi yang sedang terjadi, Anda tak diperkenankan mementingkan diri anda sendiri namun juga bersedialah mendengarkan apa-apa yang menjadi keluh kesah pasangan anda selama ini. Sangat tidak mungkin penyebab perdebatan dapat diselesaikan apabila masing-masing individu bersikeras tak mau mengalah dan memahami apa yang diinginkan oleh pasangan anda.

4. Pahami isu utama yang akan dibahas

diskusi keluarga
diskusi keluarga

Setiap perdebatan sudah pasti ada sumber penyebabnya, apakah itu sekedar perbedaan pendapat atau ada rasa-rasa tidak puas dari salah satu pihak. Pahami terlebih dahulu isu utama yang hendak dibahas, Anda dan pasangan anda akan bisa lebih fokus untuk menyelesaikan masalah itu tanpa harus mencampur aduknya dengan masalah-masalah lainnya.

5. Jangan membesar-besarkan masalah

Dalam suatu situasi dan kondisi yang kesal ataupun marah, seseorang biasanya sering membesar-besarkan masalah sampai tidak bisa melihat dimana sumber penyebab persoalan yang sebenarnya. Jika seseorang telah dibutakan oleh sikap seperti itu, ia akan selalu beranggapan bahwa persoalan yang sebenarnya sederhana menjadi sesuatu yang besar dan sangat sulit untuk diselesaikan. Sikap seperti itu tentu sangat membahayakan karena bisa membuat rumah tangga berada di ujung tanduk perceraian.

6. Bersedia meminta maaf dan mengakui kesalahan

bahagia sampai tua

Jangan pernah menjadi sosok individu yang ‘keras hati’. Jika telah sadar melakukan sebuah kesalahan, alangkah baiknya Anda berani mengakui kesalahan anda dan sesegera mungkin meminta maaf. Bersedia untuk mengakui kesalahan bisa meredam ketegangan dan mengembalikan kemesraan yang sempat hilang bersama pasangan.

7. Jangan pernah menyimpan dendam

Pada saat salah satu individu lepas kendali dan tak dapat mengendalikan emosinya, jadilah sosok individu yang dapat meredam amarah. Jangan gampang terprovokasi oleh situasi dan kondisi yang sedang kurang kondusif, apalagi melakukan pembalasan dengan cara yang sama seperti yang apa dilakukan pasangan kepada Anda.

Perasaan dendam tak pernah menyelesaikan suatu masalah, ibaratkan sebuah rantai setan yang akan terus bergulir menuntut balas dan tak pernah menemukan rasa puas. Alangkah baiknya untuk menghindari perdebatan. Sayangi keluarga kecil dan keluarga besar anda yang berada di kota purwokerto atau dimana saja.

Jangan lupa mampir di Inspirasi gambar motif henna yang bisa kamu jadikan referensi untuk pernikahanmu.

Leave a Comment