Mengenal Doa Qunut Yang Dibaca Saat Shalat Subuh dan Waktu Witir

Bagi umat Islam, doa qunut tentu sudah bukan hal yang asing lagi. Doa satu ini seringkali dibaca selepas subuh atau pun ketika sholat witir. Doa ini sendiri diajarkan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam.

Namun ternyata doa ini masih belum banyak diketahui orang, terutama arti dari kata qunut itu sendiri. Hukumnya juga masih belum banyak orang yang tahu, apakah wajib atau sekedar sunnah. Ada pula qunut nazilah yang berbeda dari qunut kebanyakan. Berikut adalah uraian lengkap seputar doa satu ini.

Apa Itu Qunut?

Dilansir dari beberapa sumber, kata qunut sendiri memiliki beberapa makna apabila ditelaah secara bahasa. Pertama adalah sikap tunduk serta taat. Hal ini bisa kita lihat dalam salah satu ayat dalam surat Al Baqarah, tepatnya ayat 116.

Di ayat tersebut, terdapat satu kata yang kata dasarnya adalah kata qunut berarti tunduk. Qunut juga dapat diartikan sebagai perintah untuk sholat. Kita bisa melihatnya pada Quran Surat Ali Imran ayat 43. Kata qunut pada ayat tersebut diartikan sebagai perintah untuk melaksanakan sholat.

Sementara pada Quran Surat Al Baqarah ayat 238, kata qunut diartikan sebagai sikap tenang. Salah satu HR Bukhari dan Muslim, dijelaskan bahwa Zaid bin Arqam selaku sahabat Rasulullah mengatakan ayat ini turun agar para sahabat berhenti mengobrol saat sholat.

Kata qunut turut diartikan sebagai berdiri cukup lama saat sholat menurut salah satu hadist yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim. Arti qunut ialah berdiri lebih lama dengan memanjangkan bacaan saat tengah menjalankan ibadah sholat.

Pengertian qunut yang berbeda-beda tersebut setidaknya merujuk pada satu hal yang sama, yaitu sikap tunduk, tenang dan memanjangkan bacaan dalam sholat. Sementara makna dari doa qunut sendiri ditinjau dari terjemahannya juga tak kalah beragam.

Pertama adalah permohonan petunjuk dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Di awal doa, terjemahan menjelaskan bahwa doa diawali dengan permintaan petunjuk pada Allah. Permohonan ini di antaranya adalah agar kita bisa terhindar dari kesesatan.

Doa ini juga berisi permohonan atas keselamatan. Keselamatan yang dimaksud bukan hanya keselamatan fisik namun juga keselamatan di akhirat kelak. Terdapat pula permohonan agar Allah berkenan untuk menjadi wali kita dalam doa ini. Jika Allah menjadi wali kita, maka selanjutnya kita akan menjadi orang yang diperhatikan serta dikasihi oleh Allah.

Kita juga akan senantiasa ditunjukkan jalan oleh-Nya yang lurus di tiap ujian yang diterima. Doa ini juga turut berisi keberkahan atas karunia yang diberikan Allah. Melalui doa ini, kita meminta pada Allah agar diberikan keberkahan di tiap harta, pekerjaan, jabatan hingga ilmu yang dimiliki.

Kata berkah sendiri berasal dari kata dalam bahasa Arab yaitu birkah yang berarti tempat luas penampung air. Hal-hal yang diberkahi Allah takkan mendatangkan keburukan bagi pemiliknya. Doa qunut juga mengandung permohonan agar dijauhkan dari keburukan.

Dalam bacaan doa ini juga terkandung pengakuan akan ketetapan Allah serta takkan ada yang bisa membatalkan ketetapan tersebut.Ini artinya, melalui doa ini kita turut mengakui Allah sebagai satu-satunya yang memutuskan ketetapan di hidup, baik ketetapan baik maupun buruk. Tak ada hal lain yang dapat mempengaruhi keputusan tersebut.

Dari situlah kita tak boleh meragukan, menyesali ataupun menanyakan ketetapan tersebut.  Allah pasti memiliki alasan tersendiri serta lebih memahami sebab akibat dari ketetapan yang telah dibuat-Nya, tugas kita hanyalah meyakini hal tersebut.

Selanjutnya, doa qunut juga berisi pujian bagi Allah dan bahwa orang yang akan menjadi wali-Nya takkan terhinakan. Orang-orang yang kelak menjadi wali Allah sendiri juga dijelaskan di Qur’an Surat Yunus ayat 62-63.

Namun, wali Allah juga bukanlah orang-orang yang berdiam diri atau bertapa dalam tempat-tempat mistis. Mereka juga bukan orang-orang yang ibadahnya jarang atau bahkan tidak pernah sama sekali, kemudian mengakui bahwa dirinya memiliki kekuatan gaib dan dapat mengobati orang ataupun melakukan hal-hal ajaib lain.

Orang-orang semacam ini mungkin benar saja memiliki kekuatan, namun kekuatan itu datang dari bantuan setan, bukan atas bantuan Allah.

Baca Juga  Inilah Sejuta Manfaat Daun Sirih yang Belum Banyak Diketahui

Doa ini juga berisi pengakuan yang berisi bahwa musuh-musuh Allah takkan pernah dimuliakan. Tentang musuh-musuh Allah ini sendiri sebenarnya telah dijelaskan dalam Quran Surat Al Baqarah ayat 98. Musuh Allah sendiri adalah orang-orang kafir sehingga mereka takkan dimuliakan.

Karena itulah Rasulullah turut melarang kita dalam menggunakan panggilan yang memiliki makna menyanjung pada orang-orang kafir. Qunut juga berisi pujian bagi Allah serta menunjukkan kepasrahan kita pada Allah. Allah menjadi satu-satunya tempat bagi bersandar serta bergantung untuk orang-orang yang ingin selamat dari hukuman-Nya.

Macam-macam Qunut

Doa qunut itu bermacam-macam. Tidak hanya qunut shubuh, Aaa 3 macam qunut dalam ilmu fiqh yaitu qunut shubuh, qunut nazilah dan qunut witir. Mari kita bahas satu-satu.

1. Qunut Shubuh

Qunut shubuh adalah qunut yang paling familiar di telinga kita. Seperti namanya, qunut shubuh dibaca tepat sebelum sujud ketika shalat shubuh. Hukumnya adalah sunnah ab’adh.

2. Qunut Nazilah

Qunut nazilah adalah qunut yang dilakukan ketika terjadi sesuatu yang besar seperti perang, bencana alam atau kejadian lainnya. Qunut nazilah berbeda dengan qunut shubuh. Jika qunut shubuh dilakukan pada shalat shubuh saja, maka qunut nazilah dilakukan dalam shalat lima waktu. Bacaan qunut antara qunut shubuh dan qunut nazilah juga berbeda.

3. Qunut Witir

Seperti namanya, qunut witir yakni qunut yang dilakukan ketika melakukan shalat witir. Qunut witir dilakukan selama setengah terakhir (15 malam) shalat witir di bulan Ramadhan, setelah shalat taraweh menurut madzhab Imam as-Syafi’i. Silahkan dilihat video bacaan qunut witir malam tereakhir bulan Ramadhan dibawah

Hukum Doa Qunut

Hukum dari qunut sendiri berbeda pada tiap mazhab. Pertama, ulama Malikiyyah berpendapat bahwa qunut tidak ada kecuali saat sholat subuh, sehingga sholat-sholat lain termasuk witir tak disertai qunut. Ulama Syafiiyyah berpendapat tak ada qunut dalam sholat witir kecuali pada separuh akhir bulan Ramadhan.

Hukum Qunut shubuh adalah sunnah berdasarkan hadits yang shahih dari Anas –radliyallahu ‘anh-, bahwa

“Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam tidak pernah meninggalkan qunut shubuh sampai beliau berpisah dari dunia (wafat)”,

hadits riwayat Imam al-Hakim Abu Abdullah didalam kitab al-‘Arbain”, Ia berkata : Hadits ini shahih.

Ulama Hanafiyyah berpendapat bahwa qunut disyariatkan saat sholat subuh. Sementara untuk sholat lainnya tidak disyariatkan. Sementara Ulama Hanabilah atau Hambali berpendapat bahwa qunut disyariatkan dalam witir. Sementara pada sholat lainnya tidak ada syariat untuk menjalankannya. Sebagai pengecualian adalah jika terdapat musibah besar selain penyakit. Pada kondisi ini, imam ataupun orang yang mewakili akan berqunut pada waktu sholat lima waktu selain pada sholat Jumat.

Lafal Bacaan dan Doa Qunut Subuh

Kita bisa mengetahui bacaan doa ini melalui internet atau melalui kitab kitab. Qunut termasuk doa yang singkat namun berisi banyak keutamaan seperti memohon petunjuk, perlindungan hingga berkah pada kesehatan yang diterima. Karena banyaknya fadillah atau keutamaan dari doa ini, tak ada salahnya membaca qunut seusai melakukan sholat subuh ataupun sholat witir.

Membaca doa ini sendiri tidak wajib dan bersifat sunnah. Kita akan mendapat pahala apabila menjalankannya namun takkan mendapat dosa apabila tidak menjalankannya. Doa dapat dihafalkan untuk dilafalkan setelah sholat agar kita mendapat keutamaan darinya.

Doa Qunut Nazilah

Kata nazilah berarti musibah, bencana serta malapetaka. Doa qunut Nazilah berarti doa yang dilafalkan untuk mendoakan kemenangan bagi kaum Muslimin serta mendoakan kebinasaan bagi musuh-musuh Islam. Qunut Nazilah hukumnya sunnah serta biasa dijalankan selepas sholat lima waktu. Tempatnya adalah saat berdiri sesudah ruku di rakaat akhir.

Hadist turut menyebutkan bahwa Rasulullah bersabda sholat yang utama adalah yang lama berdirinya. Ini membuat qunut nazilah hanya berlaku pada waktu-waktu tertentu saja. Demikian uraian seputar bacaan qunut, hukumnya, artinya hingga kandungan di dalamnya dan jenis qunut Nazilah yang hanya berlaku pada waktu-waktu tertentu. Semoga uraian di atas dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita seputar agama, terutama membantu dalam mempraktekkan bacaan qunut serta lebih mengenali apa itu qunut sebenarnya