Pengertian Dividen Dalam Akuntansi, Jenis dan Teori Kebijakannya

Memiliki saham menjadi salah satu jenis investasi yang banyak diminati salah satunya karena ada dividen. Pemilihan saham sebagai investasi dapat dikategorikan menjadi investasi jangka panjang dan pendek. Untuk jangka panjang tentu saja akan ada keuntungan atau laba yang diperoleh.

Dividen juga merupakan pengikat antara pemegang saham dengan perusahaan, karena dengan membayarkan dividen tentu akan menjadi bagian kepercayaan bagi pemegang saham. Hal seperti ini juga dapat menarik investor baru untuk membeli saham perusahaan dengan jaminan dividen.

Pengertian Dividen dalam Akuntansi

Dividen adalah sejumlah keuntungan atau laba yang dibayarkan oleh perusahaan kepada para pemegang saham sesuai dengan persentase kepemilikan saham dalam suatu perusahaan tersebut. Ini merupakan jenis pembagian dari laba yang di hasilkan oleh operasional perusahaan secara menyeluruh.

Besaran pembayaran ini tentu saja berdasarkan pada kesepakatan antara perusahaan dengan para pemegang saham. Bahkan beberapa perusahaan yang melakukan proses pengembangan atau ekspansi biasanya tidak akan membayarkan pembagian laba tersebut pada pemegang saham.

Beberapa ahli juga memiliki definisi lain yang melengkapi pengertian dividen secara umum;

  1. Jamie Pratt

Distribusi uang tunai, properti atau saham kepada pemegang saham secara berkala oleh perusahaan. Biasanya berlaku berdasar kesepakatan seperti triwulan atau bahkan tahunan.

  1. Baridwan

Dividen diartikan sebagai bagian dari laba yang dibayarkan pada pemegang saham sesuai dengan besaran saham yang dimiliki. Tetapi yang paling penting bahwa besaran ini dapat berubah sesuai dengan laba periode tertentu.

  1. Scott Besley and Eguene F Brigham

Dividen adalah pembagian uang tunai oleh para pemegang saham yang berasal dari keuntungan perusahaan, baik untuk periode yang sedang berjalan maupun yang sebelumnya.

  1. Nikiforos K Laopodis

Dividen merupakan pembayaran tunai oleh perseroan kepada para pemegang saham.

  1. Paul D Kimmel dkk

Dividen di artikan sebagai distribusi perusahaan terhadap para pemegang saham sesuai dengan proporsi kepemilikan sahamnya.

Jenis – Jenis Dividen

Keberadaan dividen sebagai hasil dari investasi yang dilakukan dengan membeli saham yag terkelola di suatu perusahaan dengan baik akan menghasilkan jumlah yang tinggi. Terdapat beberapa jenis dividen berdasarkan metode pembagiannya ;

Dividen Tunai

Dividen tunai atau cash dividen merupakan pembagian pembayaran laba atau dividen secara tunai dan dikenakan pajak pada saat pengeluarannya

Dividen Saham

Dividen yang dibayarkan dengan penambahan saham pada pemilik saham, hanya saja harus ada pengurangan nilai dari saham untuk stabilitas pasar.

Dividen Properti

Ini merupakan salah satu jenis yang jarang digunakan, dimana pembagian dividen dilakukan dengan pemindahan aset berupa properti.

Dividen Interim

Semacam pembagian keuntungan bersifat sementara karena proses pembagian dividen yang satu ini dilakukan sebelum perusahaan melakukan pembukuan terhadap utang dan biaya operasional tahunan, sehingga jika terjadi defisit para pemegang saham harus menambah investasi.

Dividen Hutang

Pembagian dividen berupa surat perjanjian berharga yang dikeluarkan oleh perusahaan, keberadaan surat ini dapat diperjualbelikan kepada pemegang saham yang lain.

Dividen Likuidasi

Ini merupakan pembagian final dari investasi saham, dimana dividen dibayarkan ketika perusahaan akan melakukan likuidasi terhadap seluruh sahamnya.

Teori Kebijakan Dividen

Para ahli dalam bisnis dan akuntansi memiliki beberapa teori kebijakan dalam menentukan dividen dan juga pembagiannya. Sebagai bagian dari pengetahuan berikut adalah teori-teori tersebut ;

  • Teori The Bird In The Hand

Di sampaikan oleh Linter dan Gordon bahwa ketika dividen payout atau pengeluaran dividen rendah maka biaya modal perusahaan meningkat. Dalam hal ini investor lebih memilih keberadaan dividen dibanding capital gains.

  • Teori Clientele¬†Effect

Teori ini menyatakan adanya perbedaan dalam pandangan pembagian dividen pada setiap pemegang saham. Sebagian dari pemegang saham menginginkan pembagian dividen secara rutin dengan besaran yang tinggi, sedangkan pihak lainnya memilih menahan laba untuk proses ekspansi.

  • Teori Signaling Hypothesis

Adanya teori yang menyatakan menaikkan dividen akan membuat nilai saham mengalami kenaikan, dan juga sebaliknya. Hal ini menjadi pertimbangan bagi pemegang saham untuk lebih memilih pembagian dividen daripada capital gains.

  • Teori Perbedaan Pajak

Hal ini membedakan antara dividen dengan capital gains, dimana pembayaran pajak pembagian dividen dilakukan pada setiap pengeluaran, sedangkan capital gains pemegang saham dapat melakukan penundaan pembayaran pajak.

  • Teori Dividen tidak Relevan

Nilai suatu perusahaan tidak di tentukan dari besar kecilnya pembayaran dividen melainkan mengacu pada kemampuan perusahaan menghasilkan keuntungan atau laba bersih.

Pengaruh Kebijakan Dividen Terhadap Resiko Bisnis

Keberadaan saham dalam bisnis menjadi penentu perputaran operasional suatu perusahaan, dengan adanya kebijakan yang mengatur dividen dan juga saham sehingga dapat berpengaruh menimbulkan resiko tertentu dalam bisnis.

Berikut ini beberapa pengaruh yang dapat menjadi resiko dalam bisnis;

  1. Dividen Menjadi Sumber Konflik

Kebijakan dividen dapat menjadi sumber konflik yang melibatkan para pemegang saham dengan para pemberi pinjaman maupun perusahaan.

  1. Daya Tarik Dividen

Dividen yang besar dengan tanggungan hutang kecil yang di berikan perusahaan merupakan daya tarik yang menggiurkan bagi para investor. Secara tidak langsung ini menunjukkan kredibilitas suatu perusahaan tersebut mampu memberikan pengelolaan aset sehingga menghasilkan profit yang tinggi.

  1. Dividen yang di Investasikan

Memilih untuk menginvestasikan dividen ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan dividen untuk penambahan saham atau membeli saham lainnya untuk menghasilkan profit atau keuntungan lainnya.

  1. Dividen Ditiadakan

Keberadaan dividen di batasi karena perusahaan memiliki sejumlah kekurangan atas dan dan kas untuk operasional sehingga dibuat perjanjian untuk meniadakan dividen dalam periode tertentu.

  1. Dividen Dinaikkan

Akan menjadi perspektif negatif bagi investor ketika perusahaan menaikkan nilai dividen ketika memiliki tanggungan hutang yang tinggi. Begitu pula sebaliknya maka naik turunnya nilai dividen akan sangat berpengaruh terhadap kelangsungan bisnis yang dijalani investor.

Demikian penjabaran tentang detail pengertian dan juga teori dividen yang menjadi pertimbangan dalam menjalankan bisnis.