Pengertian Reksadana: Jenis, Karakteristik, Keuntungan dan Resikonya

Mendengar istilah reksadana yang terlintas adalah investasi finansial, mengingat sangat pentingnya bersiap untuk menghadapi berbagai resiko dimasa mendatang keberadaan investasi menjadi bagian kebutuhan yang krusial.

Pemilihan investasilah yang penting untuk dipertimbangkan oleh setiap individu maupun perusahaan.

Pengertian Reksadana

Reksadana adalah wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat atau individu pemodal yang selanjutnya akan diinvestasikan dalam berbagai portofolio oleh manajer investasi.

Reksadana di ibaratkan sebagai sebuah wadah yang berisikan berbagai saham dan dimiliki oleh manajer investasi. Keberadaan saham yang dimaksud yaitu reksadana satu dan yang lainnya dalam satu wadah.

Dapat disimpulkan reksadana adalah suatu wadah dan pola untuk mengelola dana atau modal investasi pada pasar investasi melalui pembelian saham reksadana.

Jenis -Jenis Reksadana

Secara umum jenis reksadana di bedakan menjadi dua jenis yaitu terbuka dan tertutup dengan penjelasan sebagai berikut;

1. Reksadana Terbuka

Reksadana terbuka banyak beredar di pasaran saat ini, jenis reksadana ini merupakan reksadana yang dapat dijual kembali kepada perusahaan manajemen investasi  tanpa melalui sistem pasar bursa, biasanya harga jual yang di tetapkan sama dengan harga bersih aktiva.

2. Reksadana Tertutup

Sebaliknya, reksadana tertutup tidak dapat dijual kepada manajemen investasi tetapi hanya dapat dijual melalui bursa efek dengan harga di bawah harga aktiva.

Terdapat unsur yang harus diketahui oleh para calon investor sebelum membeli reksadana, yaitu;

  • Reksadana merupakan kumpulan dana dari sekumpulan investor
  • Diinvestasikan melalui instrumen investasi
  • Dikelola dan di jalankan oleh manajemen investasi profesional
  • Merupakan alat investasi jangka menengah dan jangka panjang

Jenis Reksadana Berdasar Portofolio

Selain dari kedua jenis tersebut reksadana juga memiliki pembagian jenis yang didasarkan pada portofolionya sebagai berikut ;

  1. Reksadana Saham

Reksadana dengan investasi 80% dari dana yang dikelolanya dalam bentuk saham, dan keuntungannya akan di peroleh dari potensi efek saham yang akan memberikan hasil lebih tinggi tetapi juga memiliki resiko tinggi.

  1. Reksadana Campuran

Jenis reksadana yang satu ini memiliki resiko kerugian yang lebih kecil jika dibanding dengan reksadana saham. Reksadana campuran diinvestasikan kedalam bursa efek hutang dan efek ekuitas.

  1. Reksadana Pendapatan Tetap

Reksadana yang menginvestasikan minimal 80% dari dana yang dikelola kedalam bursa efek yang bersifat hutang.

  1. Reksadana Pasar Uang

Reksadana ini memiliki potensi keuntungan yang rendah dengan kemungkinan return yang terbatas. Pengelolaan reksadana pasar uang (baca: Pengertian Uang) ini dikelola pada efek hutang dalam jangka kurang dari satu tahun.

  1. Reksadana Index

Jenis reksadana yang keuntungan dan kerugiannya sejalan dengan index yang ada. Reksadana ini biasanya di kelola secara pasif tidak aktif dilakukan jual beli pada bursa.

Karakteristik Reksadana

Terdapat sangat banyak jenis investasi yang dapat menjadi pilihan, tetapi reksadana memiliki beberapa karakteristik tersendiri yang dapat menjadi pembeda antara reksadana dengan jenis investasi yang lain ;

  • Merupakan perusahaan sekuritas atau manajemen aset
  • Reksadana dijual oleh agen berupa bank ataupun perusahaan sekuritas lainnya
  • Tidak terdapat asuransi atau uang tanggungan dalam reksadana
  • Biaya pembelian 0%- 2% dari nilai reksadana
  • Tidak adanya biaya administratif
  • Biaya penjualan reksadana 0%-2% dari nilai reksadana tersebut dalam satu tahun
  • Alokasi dana setoran tahun pertama sebesar 98% – 100%
  • Dalam reksadana menggunakan satu harga
  • Penjualan memperlihatkan prospectus dan pengisian profil risiko
  • Investor reksadana sebagian besar terdiri dari institusi dan ritel
  • Investor dalam reksadana dipastikan telah mengetahui dan memahami produk reksadana yang dibeli

Manfaat Reksadana

Setelah membahas karakter dan jenisnya tentu saja akan lebih mendalam jika kita mengetahui secara tepat manfaat reksadana, sehingga dapat menjadi pertimbangan yang matang ketika memutuskan untuk membeli reksadana.

Berikut adalah beberapa manfaat dari reksadana :

  1. Manajemen Profesional.  Pada reksadana pengelolaan dilakukan oleh manajer investasi yang profesional dan ahli di bidangnya sesuai batas waktu tertentu sehingga menghasilkan keuntungan.
  1. Diversifikasi Investasi. Ini merupakan upaya yang dapat meminimalisir timbulnya resiko dengan wujud portofolio, sehingga menjadi salah satu investasi yang cukup aman.
  1. Pengelolaan Transparan. Pengelolaan dana investasi yang transparan sehingga investor mengetahui detail pantauan keuntungan dan kondisi stabilitasnya.
  1. Likuiditas Tinggi. Mudah melakukan pengelolaan kas, dan juga meningkatkan keberhasilan investasi.
  1. Biaya Rendah. Reksadana mampu membuat efisiensi biaya transaksi yang rendah dalam investasi
  1. Resiko Rendah. Memiliki resiko rendah dalam investasi sehingga memiliki peminat yang tinggi

Beberapa manfaat diatas dapat diperoleh oleh setiap investor reksadana ketika melalui pengelolaan yang tepat dan profesional.

Kelebihan dan Kekurangan Reksadana

Bukan hanya manfaat dari reksadana yang dapat menjadi pertimbangan investasi reksadana, tetapi juga kelebihan dan kekurangan yang dimiliki.

Kelebihan Reksadana

  • Tidak membutuhkan dana besar. Dalam melakukan investasi reksadana memang tidak dibutuhkan dana yang besar mengingat secara investasi di pasar efek dilakukan oleh pihak pengelola yang menggabungkan dana dari berbagai investor dalam satu wadah
  • Mudah dibeli dan ditebus. Sesuai jenisnya jika terbuka maka dapat diperjual belikan dengan lebih cepat
  • Terdapat banyak pilihan produk reksadana. Dapat dipilih berdasarkan kebutuhan dan kemampuan investasinya

Kekurangan Reksadana

  • Keuntungan tidak dapat dijamin
  • Termasuk investasi jangka panjang
  • Biaya masih tergolong tinggi
  • Adanya resiko mengikuti pasar modal

Setelah mengetahui detail dari reksadana tentu akan lebih mudah untuk memutuskan berinvestasi, memilih produk reksadana juga membutuhkan pertimbangan yang seksama sehingga investasi yang dilakukan dapat menjadi keuntungan.