Uang Giral: Pengertian, Proses Terjadinya, Ciri-Ciri, Kelebihan Kekurangannya

Uang merupakan wujud kekayaan yang dimiliki individu yang dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk salah satunya giral. pengertian uang Sebelum lanjut jika anda masih belum paham benar tentang uang bisa cek artikel kami tentang .

Uang giral adalah uang dalam bentuk berkas berharga yang dikeluarkan oleh Bank dan dapat di gunakan untuk alat pembayaran yang sah. Bedanya uang ini tidak dapat digunakan untuk melakukan transaksi sehari-hari di warung tetangga.

Definisi lain yang sering di publikasikan mengenai uang giral adalah uang yang tersimpan di bank dan dapat di gunakan melalui media perantara perbankkan seperti cek, giro, bilyet. Pembayaran dengan uang giral hanya dapat dilakukan di periode tertentu sesuai waktu yang menjadi kesepakatan dengan bank terkait.

Ciri – Ciri Uang Giral

Uang giral memiliki berbagai karakteristik yang dapat membedakannya dengan alat pembayaran lainnya. Berikut ini adalah ciri-ciri uang giral;

  1. Hanya di terbitkan oleh lembaga keuangan atau Bank
  2. Diterbitkan dengan surat berharga lengkap dengan kode yang sah
  3. Tidak merupakan kwajiban bagi setiap masyarakat untuk menggunakan jenia uang ini
  4. Jaminan hanya di berikan oleh bank atau lembaga keuangan yang mengeluarkannya
  5. Tidak bisa di gunakan untuk transaksi sehari-hari, karena dibutuhkan proses dalam transaksinya

Jenis dan Contoh Uang Giral

Seperti penjelasan sebelumnya terkait ciri utama dari uang giral yaitu berbentuk surat berharga lengkap dengan kode yang sah untuk pembayaran, berikut ini adalah jenis sekaligus contoh dari uang giral yang dapat digunakan masyarakat;

Cek

Merupakan salah satu jenis dan juga contoh uang giral  berupa selembar kertas dengan no tertentu yang spesifik, isi dari cek adalah perintah dari pemilik rekening kepada pohak bank untuk membayarkan sejumlah uang sesuai nominal.yang dituliskan didalamnya.

Giro

Salah satu contoh simpanan yang dapat diambil kapan saja oleh pemilik dengan menggunakan cek maupun pemindahan buku.

Bilyet

Surat atau formulir yang berisi perintah pembayaran oleh bank, ini dapat menjadi bukti transaksi yang sah, seperti contohnya nota atau kwitansi perbankkan.

Wesel pos

Dokumen berisi keterangan transaksi pengiriman uang atau pemindahan uang melalui jasa pos

Kartu kredit

Kartu sakti yang diterbitkan oleh bank yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran yang sah, dengan catatan akan ada pembayaran dari pihak pemegang kartu terhadap bank sesuai pemakaiannya.

Proses Terjadinya Uang Giral

Keberadaan uang giral bukan semata-mata ada begitu saja, tentu saja bank memiliki pertimbangan untuk mengeluarkan product pembayaran yang sah berupa dokumen berharga. Berikut adalah 3 proses terbentuknya uang giral yang dikeluarkan oleh bank;

  • Primary Deposit

Proses terjadinya uang giral yang murni di lakukan oleh nasabah yang menyetorkan sejumlah uang untuk di jadikan deposit dalam rekening banknya. Berasal dari uang kartal menjadi giral setelah masuk dalam simpanan bank.

  • Loan Deposit

Uang giral yang berasal dari sejumlah pinjaman yang diberikan bank kepada nasabah melalui rekening, tetapi tidak di cairkan dan tetap dalam bentuk deposito. Baca lebih lengkap di artikel pengertian deposito.

  • Quasi Money

Ini merupakan simpanan di bank dalam bentuk deposito berjangka, sertifikat atau tabungan.

Baca Juga  Pengertian Neraca: Unsur-Unsur, Manfaat, dan Bentuk Neraca

Dengan proses terbentuknya uang giral ini tentu saja sudah memperjelas mengenai keberadaan uang secara virtual atau sebagai saldo dalam suatu rekening. Uang ini dapat di jadikan alat pembayaran sehari-hari jika di cairkan dalam bentuk fisik atau kartal.

Kelebihan dan Kekurangan Uang Giral

Keberadaan uang giral tentu memiliki kelebihan dan kekurangan sehingga dapat menjadi pertimbangan berarti bagi para penggunannya

Kelebihan Uang Giral

  1. Praktis tanpa harus membawa uang tunai. Cukup dengan membawa kartu atau kertas cek, ini akan sangat terasa nilai praktisnya ketika uang yang harus dibawa dalam jumlah besar.
  1. Dapat diterima dalam jumlah besar sampai dengan tak terbatas, tergantung kepemilikan. Jika dengan uang kartal terbatas untuk melakukan transaksi karena proses pemindahannya berbeda dengan giral dapat di pindahkan dengan jumlah tak terbatas
  1. Memiliki resiko kehilangan yang kecil. Uang kartal akan terlihat ketika di bawa dan dapat langsung digunakan, maka ada kemungkinan hilang lebih tinggi.
  1. Memiliki keamanan yang lebih akurat, uang giral dapat dilacak disetiap transaksinya. Jika terjadi kehilangan uang dalam bentuk giral dapat di lacak melalui transaksi perbankkan yang dilakukan
  1. Besaran pengeluaran dapat disesuaikan dengan kebutuhannya. Dalam menggunakan uang giral melalui salah satu jenisnya dapat disesuaikan dengan jumlah kebutuhannya dan juga periode waktunya
  1. Proses pemindahan uang giral dapat dilakukan dengan biaya minimum. Proses pemindahan uang dilakukan melalui transaksi uang giral memang tidak memakan biaya yang tinggi, kemungkinan hanya perlu membayar administrasi transakai yang tidak seberapa dibanding nilai pemindahannya.

Kekurangan Uang Giral

  1. Tidak efektif untuk jenis transaksi skala kecil
  2. Uang giral tidak dapat diterima oleh semua orang dalam bertransaksi

Sesuai dengan penjelasan lengkap mengenai uang giral yang tertera di atas, dapat di simpulkan bahwa keberadaan uang giral merupakan dukungan bagi keberadaan uang kartal. Menjadi pembeda antara keduanya bisa saja dilihat dari skala penggunannya.

Keberadaan uang giral masa sekarang juga menjadi pilihan yang di nilai dari praktisnya dan juga efektifitas penggunaannya. Terlebih di era teknologi seperti sekarang ternyata penggunaan giral menjadi lebih mudah. Meskipun biasanya pengguna giral bukan hanya individu tetapi lebih banyak berupa perusahaan.

Dengan mempertimbangkan beberapa kelebihan dan kekurangan  dari penggunaan uang giral setiap orang dapat memilih jenis giral yang akan di gunakan terutama berdasarkan skala kepemilikannya.